Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Berdasarkan penuturan salah satu Bidan di Kudus, Novy Andriyani, tumbuhan Katuk terutama daunnya mampunyai kandungan yang sangat bagus untuk wanita yang sedang hamil tua. Sebab, daun Katuk mempunyai kandungan nutrisi dan laksium.

"Wanita yang hamil tua, payudaranya akan semakin membesar karena ada kandungan air susu ibu (ASI) yang nantinya dikonsumsi oleh bayi. Kalau dia memakan daun Katuk, kandungan ASI-nya akan semakin bertambah," ungkap Novy, Jumat (6/4/2018).

Selain itu, pasca melahirkan pun diperkenankan untuk mengkonsumsi daun Katuk. Pasalnya, itu akan memperlancar jalannya ASI.

"Sebisa mungkin konsumsi daun Katuk. Meskipun itu tumbuh liar, tapi manfaatnya sangat besar," tegasnya.

Menurutnya, pemanfaatan daun Katuk di kalangan ibu hamil masih sangat minim. Di samping itu, banyak juga warga yang tidak tahu apa daun Katuk itu."ketika ada pasien kemudian saya suruh untuk makan daun Katuk, dia malah tidak tahu apa itu daun Katuk. Kan lucu, padahal tumbuhan itu banyak berserakan di pekarangan," sentilnya.Dia berharap daun Katuk itu bisa dikenal oleh masyarakat dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Selain ibu hamil, daun itu juga sangat bagus bila dikonsumsi harian."Bisa menjadi sayur ataupun diolah menjadi makanan ringan. Yang penting, jangan ragu untuk konsumasi daun Katuk," tandasnyaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler