Memasuki MT II, Petani Kudus Berharap Ketersediaan Pupuk Melimpah
Cholis Anwar
Sabtu, 7 April 2018 16:17:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sutrisno (56) salah satu petani Desa/Kecamatan Mejobo mengatakan, MT tahap kedua ini dipastikan akan membutuhkan banyak pupuk. Pasalnya, intensitas hujan sudah berkurang, sehingga resapan pupuk akan semakin cepat. Selain itu, pola pertumbuhan pada juga akan teratur.
”Saat ini baru menanam, tetapi satu hingga dua pekan kemudian, padi sudah bisa di pupuk agar pertumbuhannya lebih cepat. Kami harap, ketersediaan pupuk bersubsidi makin melimpah,” ungkapnya saat ditemui di sawahnya, Sabtu (7/4/2018).
Menurutnya, pemupukan tidak hanya dilakukan satu dua kali saja, tetapi mulai dari usia satu minggu hingga memasuki masa panen. Hal itu agar pertumbuhan padi berjalan normal. Ditambah lagi dengan penyempretan untuk menghilangkan hama dalam batang pohon padi.
“Prosesnya panjang, pemupukan juga harus banyak. kalau pemupukan dilakukan ala kadarnya, pertumbuhan padi tidak akan bisa maksimal. Jadwal panen juga akan molor,” tegasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



