Banyak Peminat, Ternyata Ini Inspirasi Munculnya Batik Motif Garuda Khas Pati
Cholis Anwar
Kamis, 19 April 2018 16:57:47
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dengan mengambil tema sejarah, batik Godo tersebut sudah banyak digandrungi warga Mina Tani. Bahkan orang-orang dari luar daerah juga banyak yang sudah memesan batik tersebut melalui online maupun secara langsung.
Adalah Tri Widayati, warga Desa Godo, Kecamatan Winong yang menciptakan batik tersebut. Dia mengaku, mendapatkan ispirasi batik garuda itu dari sejarah Desa Godo sendiri, yang merupakan pusat Kadipaten Parang Garudo.
”Dari motif garuda tersebut, kemudian kami mengembangkan menjadi Garuda Krido Kencono dan Ringin Kembar,” ungkapnya, Kamis (19/4/2019).
Menurutnya, motif ringan kembar itu diambil dari keberadaan beringin kembar yang ada di dekat lapangan desa setempat. Berdasarkan penuturan warga setempat, ringin itu sudah ada sejak ratusan tahun silam.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



