Hari Kartini, Pagawai RSUD Soewondo Pati Layani Pasien dengan Mengenakan Kebaya
Cholis Anwar
Sabtu, 21 April 2018 11:20:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ketua Palaksana Peringatan Hari Kartini RSUD Soewondo Pati, Tuty Ingniati mengatakan, penggunaan pakaian khas Jawa tersebut untuk menghormati perjuangan ibu Kartini. Yang mana, selama ini beliau selalu menjadi panutan kaum wanita untuk berpikir lebih maju dan berani tampil di muka umum.
”Ada banyak perjuangan Ibu Kartini yang bisa kita ambil pelajaran. Maka dari itu, selain memperingatinya dengan mengunakan kebaya dan batik, kami juga berharap para karyawan bisa mengambil nilai-nilai moral, mental, dan perjuangan yang sudah dilakukan Ibu kartini,” ungkapnya saat ditemui, Sabtu (21/4/2018).
[caption id="attachment_141036" align="aligncenter" width="715"]
Perawat RSUD Soewondo yang mengenakan kebaya dan batik sedang memeriksa pasien, Sabtu (21/4/2018). (MuriaNewsCom/ Cholis Anwar)[/caption]Untuk menambah semangat karyawan, pihaknya juga mengadakan lomba busana dan pelayanan yang baik bagi pasien. Sistem penilaiannya, adalah dibagi per kelompok dengan system ruangan. Asumsinya, karena di Soewondo ada 60 ruangan, maka yang mengikuti lomba tersebut adalah 60 kelompok.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



