Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tidak sedikit pula warganet yang menghujat pelaku. Bahkan, sejumlah pihak juga menuliskan agar pihak yang berwajib segera mengusut tuntas permasalahn yang dialami kakek tersebut.

Dalam akun Instagram @ndorobeii yang diunggah pada Jumat (20/4) juga menuliskan pemintaan tangung jawab.

”Tolong usut dan tangkap pelakunya. Ini tidak boleh dibiarkan. Info yang saya dapat sbb : kakek penjual celengan tanah ini dipukuli karena diperas oknum/preman, kemarin pada 19 April 2018. Kakek korban kekerasan tersebut kemudian dipindah di sekitar SMP 5 Kudus. Dengan kondisi luka seperti di foto. Namu kakek tersebut hanya diam dan tetap jualan di Perempatan Proliman. Melihat luka beliau yag cukup parah, ada warga yang membawa ke Klinik Pratama As Syifa di Langgar Dalem,” tulisnya.

Berdasarkan tererangan dari Kepala Satpol PP Kudus Djati Sholichah mengatakan, diketahui nama bapak penjual kendi di jalan Sunan Muria, tepatnya di lokasi barat Traffic light Barongan adalah Paring. Dia merupakan warga Desa Kedungwaru Kidul RT 01/RW 03 Kecamataan Karanganyar, Demak.
”Dari keterangan Bapak Paring sendiri, dia terluka karena jatuh terbentur jalan, bukan luka karena pukulan. Akan tetapi, yang heboh di medsos adalah luka karena palak,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (21/4/2018).Lebih lanjut, petugas Satpol PP saat ini sudah mengantarkan Paring ke rumahnya, yakni Demak. Sampai di sana, petugas disambut baik oleh Kepala Desa setempat beserta Babinkantipmas dan keluarga. Mereka mengucapkan terimakasih lantaran korban sudah diantarkan pulang.Editor: SupriyadiBaca Juga:Kakek Penjual Kendi yang Viral di Kudus Ini Ternyata Sering Jualan di Kawasan Terlarang

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler