Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Satpol PP Kudus Djati Sholichah mengatakan, kakek tersebut selalu berjualan di kawasan terlarang. Pada saat diantar pulang oleh petugas Satpol PP, dia mengaku berpesan kepada keluarganya agar jangan diperbolehkan lagi berjualan di luar daerah, apalagi di kawasan tertib PKL.

”Sebisa mungkin, dari pihak keluarga jangan sampai lah membolehkan bapak paring keluar. Karena hanya membuat orang iba,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (21/4/2018).

Baca Juga: Viral Kakek Dipukuli Preman di Kudus, Ternyata Begini Kejadian Sebenarnya

Lebih lanjut, ketika mengantarkan paring pulang ke rumahnya, ternyata didapati Kakek tersebut mempunyai rumah tingkat dengan ekonomi mapan. Selain itu, tidak ada preman yang katanya memukul Paring. Dia terjatuh sendiri, hingga pelipisnya terluka.
”Setidaknya begitu pengakuan Paring dihadapan Kepala Desa dan Babinkabtipmas setempat,” tegasnya.Dia juga berpesan agar keluarganya bisa menjaga kakek itu dengan baik. Jangan sampai beliau diperkenankan keluar jauh-jauh tanpa ada pengawasan dari anak maupun cucunya. Selain itu, jangan sampai kawasan tertib PKL justru dijadikan tempat jualan.”Demi keamanan dan kettertiban bersama, jangan sampai kawasan tertib PKL dijadikan tempat untuk berjualan,” tandasnya. (MuriaNewsCom/Cholis Anwar)Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler