Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Fauzi (28) salah seorang warga Juwana mengatakan, getaran gempa itu berlangsung tidak terlalu lama, yakni hanya beberapa detik saja. Tetapi, getaran itu sangat dirasakan oleh warga sekitar. Bahkan, piring-piring yang ada di dapur, sempat jatuh lantaran getaran gempa tersebut.
“Sewaktu pertama kali ada getaran, saya juga kaget, langsung keluar rumah. Pada saat itu, warga sekitar juga banyak yang keluar rumah. Ternyata, ada lindu di Pati,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (3/5/2018).
Dari pantauan MuriaNewsCom, getaran gempa di Juawa lebih terasa dibandingkan di kecamatan lain. Seperti halnya di daerah Pati Kota, getaran tidak begitu kentara. Bahkan sebagian orang tidak mengetahui kalau di Pati terjadi gempa.
Lain halnya di kecamatan Dukuhseti, getaran gempa juga sangat terasa lantaran lokasinya berdekatan dengan pantai utara Pati. Itu disampaikan oleh Rohman (26) salah seorang warga Dukuhseti yang juga merasakan getaran gempa tersebut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



