Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, sesuai dengan anggaran Dana Insentif Ddaerah (DID) besaran dana yang dibutuhkan untuk normalisasi sungai juwana tersebut sekitar Rp. 800 Miliar. Proposal sudah masuk ke Presiden dan sudah mendapatkan jawaban dari Sekretaris negara.


“Pada 2019 mendatang, kemungkinan besar sungai juwana akan segara dinormalisasi,” ungkap Bupati Pati Haryanto saat ditemui, Kamis (17/5/2018).


Sementara itu, pihaknya juga sudah datang ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Tengah terkait normalisasi sungai juwana tersebut. Menurutnya, pihak BBWS akan memprioritaskan sunai juwana untuk normalisasi, kolam retensi maupun embung kembang kempis.


Sementara untuk panjang sungai yang akan dinormalisasi, yakni mencapai 40 hingga 60 kilo meter. Selain itu juga ajan ada pelebaran sungai sepanjang 100 meter, sehingga pada saat musim hujan, kondisi sungai tidak meluap.


Sementara untuk panjang sungai yang akan dinormalisasi, yakni mencapai 40 hingga 60 kilo meter. Selain itu juga ajan ada pelebaran sungai sepanjang 100 meter, sehingga pada saat musim hujan, kondisi sungai tidak meluap.

“Khusus untuk kolam retensi dan embung kembang kempis itu, memang sengaja kami masukkan ke proposal untuk penanggulangan banjir,” imbuh Haryanto.

Sebagaimana diketahui, pada saat musim hujan, warga yang berada di sungai juwana akan mengalami kebanjiran lantaran luapan air dari sungai juwana tersebut. Sehinga, pembangunan kolam retensi mapun embung kembang kempis, setidaknya mampu menghalau banjir tersebut.

Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News