Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sementara identitas korban yang berhasil ditemukan adalah Imammudin atau Aldi (33) Warga Desa/Kecamatan Dukuhseti RT 03 RW 02.

Kepala  Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Sanusi Siswoyo mengatakan, setelah proses pencarian itulah akhirnya pada Kamis (26/7/2018) siang seorang nelayan yang dilaporkan hilang Aldi berhasil diketemukan dalam kondisi selamat di timur laut pulau Mandalika.

“Salah satu korban ditemukan oleh kapal Cantrang KM. Tambah Rejeki milik Darmin warga Desa Pacar, Kecamatan Rembang Kota dengan posisi menaiki fiber,” ungkapnya, Jumat (27/7/2018).

Berhubung Darmin ingin meneruskan perjalan mencari ikan, korban dititipkan kapal Cantrang Ulum Sarian dengan Nahkoda Supriyanto, warga Desa Pacar Kecamatan Rembang Kota yang hendak mendarat ke TPI Tasik Agung Rembang.

Sesampainya di TPI, pada pukul 02.20 WIB, pohak nahkoda kapal Catrang Ulam Sarian menyerahkan korban kepada keluarganya yang diwakili oleh Kades Banyutowo.
“Seketika itu juga, korban langsung dilakukan pemeriksaan oleh tim PMI dengan catatan, korban mengalami trauma dan tensi rendah. kemudian, korban langsung di bawa kerumah agar segera istirahat,” imbuhnya.Sedangkan satu korban lainnya masih dalam proses pencarian. Informasi yang dihimpun sempat terlihat diatas fiber hanya kembali menghilang. Oleh karena itulah penyisiran masih terus dilakukan.“Kami upayakan semaksimal mungkin untuk mencari korban yang belum ditemukan tersebut,” tandasnya.Seperti diketahui dua orang nelayan bernama Said dan Aldi warga Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, hilang saat melaut. Hal itu diketahui setelah perahu cukrik yang digunakannya diketemukan dalam kondisi kosong di perairan Banyutowo.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler