Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Counter Tele Ring, Kunto Wijayandanu mengatakan, kejadian diperkirakan pada pukul 02.00 WIB. Namun, pihaknya mengakui secara detail adalah pada pukul 08.30 WIB pada saat pekerja masuk. Sebab, pada saat itu, pihaknya sedang berada di Semarang.

Pagi harinya, dia langsung menuju ke Pati untuk memeriksa kebenarannya. Ketika sudah diperiksa, sebanyak 233 HP yang ada diberangkas baja, ternyata sudah ludes. Kondisi baja pada saat diperiksa, bagian atas nampak seperti bekas congkelan.

[caption id="attachment_146660" align="aligncenter" width="715"] Polisi sedang melakukan pemeriksaan di Counter Tele Ring Pati (MuriaNewsCom/ Cholis Anwar)[/caption]

“Mengetahui kejadian itu, saya kemudian melapor ke polisi. Tetapi dari CCTV yang kami miliki, maling masuk dari pintu depan dengan cara membobol, saat ini CCTV masih kami rekap hasil rekamannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Pati Kota Iptu Pujiati mengatakan, akan melakukan penyelidikan atas kasus pencurian tersebut.  Lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan sementara, maling tersebut memang masuk dari pintu depan.Modus yang digunakan adalah dengan mencongkel brangkas baja yang merupakan tempat penyimpanan HP.“Kami akan segera menindak lanjuti kasus ini dengan melakukan penyelidikan. Kami juga masih menunggu menunggu hasil rekap CCTV yang ada di pemilik counter,” tutupnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler