Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala SMPN 4 Pati Any Wuryaningrum mengatakan, selain parade musik pengantar upacara, pihaknya juga akan menyajikan tari kolosal yng bertema “Tari Turonggo Kurdo” untuk memeriahkan upacara.

“Tari tersebut mempunyai makna bahwa tingkah polah seoang siswa adalah untuk meraih keberhasilan atau kesuksesan,” ungkapnya di sela-sela gladi bersih, Kamis (16/8/2018).

Ia menyebut, anak-anak sekolah saat ini adalah merupakan gereasi penerus bangsa, mereka harus mampu meraih kesuksesan dan membangun bangsa ini menjadi lebih maju. Karena letak kemajuan bangsa masa depan adalah pada pundak para pelajar saat ini.

[caption id="attachment_147175" align="alignnone" width="715"] Siswa SMPN4 Pati melakukan gladi bersih pementasan tari kolosal Turonggo Kurdo di Alun-alun Pati. (MuriaNewsCom/Cholis Anwar)[/caption]

Dalam pagearan itu, nantinya mereka akan menampilkan berbagai aneka tarian. Mulai dari topeng hingga jaranan yang akan dipadukan dengan musik tradisonal. Mereka akan memasuki alun-alun di tengah gemuruh peserta upcara.

Semua harapan dan impian mereka di masa depan, akan tertumpahkan dalam tarian tersebut. mereka menyebar dan kemudian berkumpul lagi untuk membentuk kesatuan yang mandiri, bersama memajukan negeri.
Tidak hanya lelaki, tetapi para wanita juga mempunyai andil yang sama dalam tarian tersebut. Semua gambaran kebangsaan, akan ditampilkan sesuai dengan karakternya masing-masing. Lebih dari itu, karakter tokoh-tokoh para pejuang juga akan ditunjukkan di perinatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 ini.Tarian akan berlangsung lebih lama, lantaran banyak karakter yang akan ditampilkan. Bahkan, para penari secara total akan memerankan karakternya masing-masing untuk menghidupkan suasana yang sakral itu.“Maka dari itu, kami terus melakukan latihan agar pada saat pementasan nanti, semuanya bisa bermain dengan total dan mampu memberikan warna dalam upacar,” tambahnya.Dia juga berharap, dengan menampilkan tari kolosal Turonggo Kurdo tersebut, para peserta didik bisa meneladani perjuangan para pahlawan kemerdekaan. Setelah itu, mereka mampu mengimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.“Selanjutnya, mereka juga bisa mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan itu dalam dunia pendidikan,” tandasnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler