82 Desa di Pati Kekeringan, BPBD Siagakan Posko Bencana
Cholis Anwar
Selasa, 28 Agustus 2018 16:00:52
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala BPBD Pati Sanusi Siswoyo mengatakan, jumlah desa yang terdampak kekeringan sudah mencapai 82 desa di 10 Kecamatan. Jumlah itu relatif berkurang apabila dibandingkan pada musim kemarau tahun 2017 lalu. Pada saat itu, jumlah desa terdampak sebanyak 93 desa di 10 Kecamatan.
“Semoga saja musim kemarau tahun ini bisa cepat selesai. Setiap hari, kami sudah menyalurkan bantuan air bersih di desa-desa yang mengajukan permohonan. Kami akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan air bersih itu hingga tidak ada lagi warga yang terdampak kekeringan,” ungkapnya saat dihubungi, Selasa (28/8/2018).
Dia mengaku, setiap hari memang ada permohonan droping air bersih dari warga. Dalam satu hari, terkadang tidak hanya satu desa yang di dropping air bersih, bahkan sampai tiga desa sekaligus.
“Untuk hari ini, kami sudah melakukan droping di Dukuh Nelu, Desa Puluhantengah, Kecamatan Jaken. Di desa tersebut, setidaknya ada 200 kepala kelarga (kk) yang semuanya membutuhkan air bersih. Sehingga kami menggelontorkan 5000 liter untuk mereka,” imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



