Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabid Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arif Wahyudi mengatakan, minggu depan proses pengaspalan jalan akan segera dimulai. Untuk anggarannya sendiri diambilkan dari APBD sebanyak Rp 3,5 miliar.

“Anggaran sebanyak Rp 3,5 Miliar itu merupakan anggaran dari APBD Murni sebanyak Rp 1 miliar dan APBD perubahan sebanyak Rp 2,5 miliar. Untuk yang Rp 1 miliar, proses pengerjaanya sudah bisa dilakukan minggu depan,” ungkapnya, Rabu (29/8/2018).

Sementara untuk pengerjaan dari anggaran APBD perubahan, rencananya akan dikerjakan pada Oktober mendatang.

“Proses pelelangan saat ini sudah ada pengumuman. Jadi, kami tinggal menunggu proses pengerjaan dilakukan dambil memantau kondisi di lapngan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dalam proses pengaspalan itu dirinya mengaku akan menggunkan aspal hotmix atau yang dikenal dengan sebutan aspal beton. Proses pengerjaan aspal hotmix ini selain pengerjaanya selatif cepat, lapisan konstruksinya juga tidak peka dengan air.“Panjang jalan yang diaspal adalah 3 kilometer mulai Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong yang merupakan akses utama menuju obyek wisata Jolong,” tutupnya.Sementara itu, salah seorang pengunjung Obyek wisata Jolong, Ahmad Mahfudz berharap agar fasilitas jalan menuju obyek wisata tersebut segera di perbaiki. Apalagi, jalan yang rusak tergolong cukup panjang dan banyak debu yang bertebaran.“Obyeknya sudah bagus, tapi kalau akses jalannya rusak, pengunjung pasti males. Kalau jalannya diperbaiki, pengunjung pasti akan lebih banyak. Harapannya, pemerintah segara memperbaiki jalan menuju Jolong ini,” tandasnya.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler