Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Desa Puncel Sutiyono saat ditemui MuriaNewsCom di kediaman Mbah Semi mengatakan, kalau masalah makanan pokok, pihaknya mengaku tidak perlu dihawatirkan. Sebab, selama ini mbah Semi banyak mendapatkan bantuan sembako dari warga sekitar.

“Kalau masalah makan, kami yakin warga kami tidak ada yang kelaparan. Apalagi mbah Sami ini adalah warga saya. Tentunya saya juga bertanggung jawab untuk itu,” terangnya, Sabtu (15/9/2018).

Namun, lanjut Sutiyono, yang perlu diperhatikan adalah bantuan untuk keberlangsungan Mbah Semi dan Kasminah kedepannya. Setidaknya berbagai bantuan itu bisa diberikan berupa uang yang setiap harinya akan diterima oleh Mbah Semi. Dengan begitu, bantuan tidak hanya datang seketika, setapi berkesinambungan.

Baca Juga: 
“Misalnya diberikan bantuan berupa uang. Nantinya, uang itu kan bisa untuk membeli hal-hal yang dibutuhkan Mbah Semi. Selain itu uangnya juga bisa digunakan untuk berobat. Apalagi kondisi Mbah Semi saat ini juga sedang sakit lantaran jatuh beberapa bulan lalu,” imbuhnya.Dirinya juga berencana untuk membuatkan rekening khusus untuk bantuan kepada Mbah Sami. Nantinya, rekening itu akan dipasrahkan kepada orang yang selama ini merawat Mbah Sami dan Kasminah, yakni Darmiati yang juga pemilik rumah.“Yang merawat Mbah Semi selama ini ya memang keluarga Bu Darmiati. Nanti yang dipercaya untuk membawa rekening, tentunya dia sendiri. Kalau misalnya Mbah Semi butuh apa-apa, nanti Darmiati kan bisa cepat untuk memberikan uangnya,” tegas Sutiyono.Untuk diketahui, kondisi Mbah Semi dan Kasminah memang sudah lanjut usia. Keduanya bergantung hidup dengan belas kasihan orang lain. Untuk tempat tinggal, mereka juga hidup di emperan belakang rumah milik Darmiati yang berukuran 2,5 x 3 meter. Bahkan dapur dan tempat tidurnya berada dalam satu ruangan.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler