Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Para nelayan yang berada di kawasan TPI Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti pada saat kejadian juga sudah mencari korban. Tetapi mereka belum menemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban tersebut. Apalagi, jarak antara TPI dengan  Tempat Kejadian Perkara (TKP) diperkirakan mencapai 15 mil. Ditambah lagi dengan kedalaman laut yang mencapai 30 hingga 60 meter.

Koordinator Lapangan Basarnas Jateng Wilayah Jepara, Endra Prasetya mengatakan, untuk hari ketiga ini pencarian terus dilakukan, dengan melibatkan empat kapal cantrang milik nelayan.

“Saat ini kami melakukan pencarian di sekitar pesisir atau sekitar 3 mil dari bibir pantai, mengingat perahu karet kami tidak memungkinkan kalau harus menjangkau titik tenggelam korban yang berada sekitar 15 mil dari pantai,” terangnya.

Sementara, kondisi cuaca di perairan Banyutowo terhitung kurang bersahabat. Terpaan angin dan ombak di perairan tersebut termasuk besar dan tidak menentu. Dari pantauan yang dilakukan oleh Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupten Pati, saat ini tinggi gelombang mencapai 0,5 -2 meter.“Kondisi ini membuat kami cukup sulit untuk mencari keberadaan korban. Untuk itu, dalam pencarian kami juga mengajak nelayan lain untuk menggunakan kapalnya menuju TKP,” imbuhnya.Dugaan sementara, korban masih berada didalam kapal yang tenggelam lantaran diterpa ombak tersebut.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler