ADO Jateng Sayangkan Sikap DPRD Pati Tolak Angkutan Online
Cholis Anwar
Selasa, 18 September 2018 13:14:02
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sekretaris ADO DPD Jateng Astrid Jovanka mengatakan, sebagai badan legislative, seharusnya mereka lebih mengetahui tentang kemajuan teknologi di semua sektor. Adanya angkutan online maupun ojek online yang semuanya berbasis aplikasi, merupakan bentuk kemajuan teknologi yang juga perlu diperhatikan.
“Mau kita ini hidup di tahun di mana peningkatan teknologi dan jaman milenia harus kita terima, Kecuali kita kembali ke tahun batu, di mana tidak adanya kemajuan teknologi sama sekali. Gesekan dari konvensional dan online pasti akan terus terjadi justru itu adalah tugas dari instansi setempat untuk menjelaskan ke masyarakat Pati khususnya, bukannya malah menutup online,” tegas Astrid.
Dia menilai, masih ada yang salah mengerti terkait aplikatir dan pengemudi di Kabupaten Pati. Aplikator adalah Grab dan PT Gojek Indonesia, sedangkan pihaknya mengaku sebagai mitra kerja mereka yang menggunakan aplikasi untuk cari penumpang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



