Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ayah Panky, Bambang Sukandar ketika ditemui awak media di rumahnya membenarkan ikwal tersebut. Sambil menangis, dirinya juga menjelaskan menegaskan kalau anaknya terseut memang salah satu manifes yang ada di pesawat Lion Air JT 610.

“Anak saya ini tadi ada tugas ke Bangka. Kemudian dia berangkat naik pesawat Lion Air JT 610  dan ternyata jatuh tadi,” terangnya sambil terbata-bata, Senin (29/10/2018).

Bambang juga berharap agar anaknya mendapatkan mukjizat dari Allah agar bisa terselamatkan dari musibah tersebut. dia juga meminta doa agar tidak terjadi apa-apa.

“Tolong minta doanya, semoga mendapatkan mukjizat dan anak saya bisa selamat. modah-mudahan ada mukjizat dari Allah,” harapnya.

Dirinya menambahkan, sehari sebelum berangkat, yakni pada Minggu (26/10/2018) kemarin, Panky sempat datang ke rumahnya untuk bertemu keluarga. Kemudian sesampainya di Jakarta, Pangky juga sempat video call dengan ayahnya sebelum kejadian itu terjadi.Namun, pada pagi harinya, Bambang mendapatkan kabar dari kantor Pungky bekerja dan dari tetangganya bahwa pesawat yang ditumpangi Pangky terjatuh.“Informasi itu tadi pagi dari kantor dan tetangganya,” tutup Bambang.Saat ini, keluarga tengah mempersiapkan diri untuk berangkat ke Jakarta.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler