Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Adalah di Pantai Kertomulyo, Kecamatan Trangkil yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan pusat kota. Di pantai tersebut, setiap pagi banyak dikunjungi oleh warga sekitar untuk melihat matahari terbit. Apalagi, pihak pengelola sudah menyediakan gardu pandang yang cukup tinggi agar pengunjung tidak kecewa hingga sering lupa waktu.

Zakria (29) salah seorang pengunjung yang sering datang ke Pantai Kertomulyo Saat fajar  mengaku sangat senang dengan adanya pantai itu. Dirinya bercerita, dulu sebelum wisata pantai tersebut dikembangkan, dirinya juga sering datang. Hanya, kondisinya masih penuh dengan lumpur, sehingga tidak bisa menikmati sunrise dengan nyaman.

“Saya sudah sering datang ke sini, bahkan sebelum tempat ini dikembangkan sedemikian rupa. Tapi kalau dulu kan masih banyak lumpur, tidak ada gardu pandang dan lain sebagainya. Sekarang justru lebih enak,” ungkapnya, Jumat (2/11/2018).

Lebih lanjut, sampai saat ini dirinya juga sering datang ke lokasi tersebut untuk menikmati sunrise. Menurutnya, di Pantai Kertomulyo itu kalau saat fajar memang tidak banyak pengunjung yang datang untuk melihat matahari terbit. Padahal, pengunjung bisa melihat mulai awal pertama kali matahari itu muncul hingga memancarkan sinar merah keemasan.
“Sekarang kan pihak pengelola sudah membuat jembatan menuju ke bibir pantai. Karena, kalau tidak ada jembatan itu, pengunjung tidak bisa melihat laut lepas, apalagi kondisi pantainya penuh dengan lumpur. Tapi sejak adanya jembatan itu, pengunjung makin banyak yang datang,” imbuhnya.Sementara itu, Wahyuni (23) yang juga sering datang ke Pantai Kertomulyo untuk melihat sunrise juga sangat senang. Sebab, dirinya tidak perlu jauh-jauh ke daerah lain untuk menyaksikan itu.“Harapannya semoga pengelolaannya semakin baik, sehingga nanti ada banyak pengunjung yang sadang ke pantai ini,” tandasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler