Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Pati Haryanto saat membuka festival itu mengatakan, berbagai makanan lokal yang diolah menjadi makanan enak dan siap konsumsi ini merupakan kali pertama di Pati. Apalagi, yang mengadakan adalah dari Dinas Ketahanan Pangan Jateng.

“Kita patut bangga, karena pati terpilih menjadi tempat diselenggarakannya festival pangan lokal. Di Pati sendiri ini kan ada banyak makanan kuno yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Jadi, festival ini sangat baik untuk promosi pangan lokal dan kuno itu,” ungkapnya, Sabtu (3/11/2018).

Dlam festival itu juga menggandeng sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perusahaan pelat merah, dan berbagai komunitas, pun akan berpartisipasi memamerkan produk-produknya. Misalnya, asosiasi Kelompok Wanita Tani (KWT), serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Selain itu ada juga Paguyuban Kuliner Kabupaten Pati, Komunitas Bengkel Bumi, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, PG Trangkil, Badan Urusan Logistik (Bulog), Komunitas Kopi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Pedagang Kaki Lima (PKL) Simpang, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.“Semua ini sudah kami minta untuk menampilkan produk pangan lokal sesuai dengan tupoksinya. Jadi, tidak boleh ada makanan dari luar, karena konsekuansinya memang begitu. Pangan lokal harus kita angkat agar anak-anak dan masyarakat daerah lain lebih mengenal pangan dari Pati,” imbuhnya.Para peserta yang ikut festival juga diperkenankan untuk membuat inovasi dari pangan lokal itu. Nantinya, dari kreasi masing-masing kelompok peserta akan dinilai dan akan mendapatkan hadiah dari penyelenggara.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler