Musim Hujan Tiba, BPBD Pati Petakan Wilayah Rawan Longsor dan Banjir
Cholis Anwar
Selasa, 6 November 2018 12:58:10
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala BPBD Kabupaten Pati Sanusi Siswoyo mengatakan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan, setidaknya ada tujuh kecamatan dan 19 desa yang dinyatakan rawan longsor. Seperti halnya di Kecamatan Sukolilo, Cluwak, Tlogowungu, Tambakromo, Gembong, Gunungwungkal dan Pucakwangi.
“Di Sukolilo sendiri tersebar di enam desa seperti Desa Wegil, Sukolilo, Prawoto, Kedungwinong, Pakem dan Kuwawur. Sedangkan yang terbanyak kedua tercatat ada pada Kecamatan Gunungwungkal dengan Desa Giling, Jrahi, Gulangpongge, Jepalo, dan Bancak,” ungkapnya, Selasa (6/11/2018).
Selain tanah longsor, pihaknya juga mengaku telah melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan bencana banjir. BPBD mencatat ada lima kecamatan yang masuk daerah rawan seperti Kecamatan Sukolilo, Gabus, Pati, Juwana, dan Jakenan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



