Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Komisioner Bawaslu Suyatno mengatakan, sejauh ini pelaku pemasangan poster itu untuk wilayah Pati memang sudah ditemukan. Dari pengakuannya, pelaku memang bukan anggota partai ataupun tim kampanye Jokowi-Ma`ruf.

“Dari keterangan yang kami dapatkan, pelaku memang sengaja dibayar oleh oknum untuk memasang poster itu. Totalnya kurang lebih 4.120 poster dan baliho. Tetapi yang sudah terpasang sekitar 60 persen,” ungkapnya, Rabu (14/11/2018).

Suyatno bercerita, pelaku pemasangan poster itu memang orang Pati, yakni berinisial RQ. Dalam pengakuannya, RQ diajak oleh seseorang yang mengaku anggota DPD PDIP Jawa Tengah dan diajak bertemu di Semarang. Ketika bertemu, RQ diberikan poster beserta baliho dengan gambar tersebut lalu di kasih sejumlah uang.

“Pengakuannya, satu poster yang terpasang akan diberikan uang sebanyak Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Kemudian dirinya menerima tawaran tersebut dan memasang di sejumlah wilayah di Pati,” ceritanya.Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati Sutarto Oenthersa mengatakan, pemasangan poster yang dinilai melecehkan tersebut dilakukan oleh oknum luar. Bukan dari partai pengusung, atau relawan Jokowi.“Ya awalnya dari DPD kemudian menembusi ke kami, dan kemudian PAC kami kerahkan untuk menyisir semua lokasi yang dipasangi poster Jokowi berpakaian raja dalam pentas ketoprak tersebut,” imbuhnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler