Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala BPBD Pati Sanusi Siswoyo mengatakan, di Pati sendiri  selain wilayah rawan banjir juga ada wilayah yang rawan longsor dan bencana angin putting beliung. Setidaknya ada empat kecamatan di Pati yang rawan putting beliung.

“Empat kecamatan itu adalah kecamatan Cluwak, Gunungwungkal, gembong dan Kecamatan Sukolilo,” jelasnya, Sabtu (17/11/2018).

Sementara untuk kecamatan yang rawan tanah longsor adalah di kecamatan Sukolilo, Cluwak Tlogowungu, Tambakromo, Gembong, Gunungwungkal dan Pucakwangi. Dirinya meminta kepada masyarakat yang berada di kecamatan tersebut untuk selalu waspada, baik angin putting beliung maupun tanah longsor.

Lebih lanjut, untuk wilayah perairan Pati utara juga akan berpeluang hujan disertai dengan angin yang bertiup dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan 2-15 knot. Menurutnya, hal ini juga patut diwaspadi bagi masyarakat yang berada di pesisir pantai.“Perkiraan tinggi gelombang di perairan laut jawa mencapai 0,1 hingga 0,5 meter. sedangkan untuk tinggi gelombang perairan selatan Jawa Tengah mencapai 1,0 hingga 2,0 meter,” tegasnya.Sanusi juga menghimbau kepada masyarakat untuk siap siaga menhadapi perubahan musim ini. Mengingat, putting beliung sudah menerjang di wilayah Desa Srikaton, Kecamatan Kayen. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, masyarakat diminta tetap waspada, terutama pada saat terjadi hujan.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler