Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Kami sudah mengimbau untuk selalu membersihkan sungai dan saluran irigasi. Bahkan, kami juga meminta para Kepala Desa (Kades) maupun camat untuk melakukan kerja bakti masal. Ini penting karena musim hujan sudah tiba," ungkapnya saat ditemui awak media, Rabu (28/11/2018).

Dia juga meminta kepada masyarakat agar jangan membuang sampah sembarangan. Apalagi, pemkab juga sudah menyediakan bak-bak sampah hingga ke desa-desa. Seharusnya, hal itu bisa menjadi perhatian bersama agar bencana banjir bisa diminimalkan.

"Kalau ada warga yang membaunh sampah di sungai, tegur saja. Karena itu bisa membuat bahaya. Berkali-kali kami sudah mengatakan hal itu. Bahkan sungai-sungai yang berpotensi banjir, sudah kami bersihkan bersama warga bantaran sungai," tegasnya.

Selain itu, dirinya bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga sudah mengadakan pelatihan penanggulangan bencana, terutama di wilayah yang rawan banjir. Apalagi, berdasarkan data dari BPBD, ada 40 desa di Kabupaten Pati yang rawan terjadi bencana banjir. Selain itu, ada juga 19 desa yang dikategorikan rawan longsor.
"Kami juga sudah menyediakan anggaran untuk bencana alam. Yang jelas, kami mengajak warga masyarakat untuk membersihkan parit dan saluran. Masyarakt juga jangan membuang sampah di sungai, buang sampah pada tempatnya," tandas Haryanto.Secara terpisah, Kepala BPBD Pati Sanusi Siswoyo juga sudah menyiapkan berbagai peralatan untuk evakuasi apabila ada bencana yang datang. Sosialisasi kepada masyarakat dan para pelajar juga sudah dilakukan jauh hari."Masyarakat harus tetap waspada dan siap siaga apabila sewaktu-waktunterjadi bencana. Mengingat, saat ini sudah memasuki musim hujan. Hal-hal yang sekiranya dapat menyebabkan banjir, seperti saluran yang tersumbat, segera untuk di beraihkan," pintanya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler