Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Jumlah itu bisa sampai 2019 ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu hawatir akan kekurangan stok beras ini," ungkapnya, Jumat (30/11/2018).

Dirinya juga memastikan, stok tersebut jumlahnya bisa bertambah. Mengingat saat ini sudah ada petani yang mulai panen dan ada pula yang baru menanam padi.

"Pada saat panen itu, nantinya akan kami maksimalkan untuk proses penyerapannya. Sehingga stok kedepannya bisa bertambah lagi," imbuhnya.

Lebih lanjut, saat ini sendiri Bulog selain kebutuhan akan beras, bulog bahkan diakuinya telah memiliki produk kebutuhan pokok lainnya. Seperti minyak, daging, gula, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
“Kami siapkan berbagai komoditas untuk mengantisipasi agar tidak terjadi gejolak yang ada di pasaran,” tegasnya.Bahkan Bulog pun sekarang telah memiliki rumah pangan kita (RPK) untuk menjaga stabilitas harga. Keberadaan RPK dinilai sangat positif untuk menjaga stabilisasi harga di pasaran. Karena RPK itu merupakan gerai yang dimiliki oleh Bulog di daerah-daerah.“Dengan keberadaan gerai itu diharapkan dapat lebih memudahkan masyarakat saat ingin membeli kebutuhan pokok," tandasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler