Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Tim Penanggulangan Gaky Sutrisno mengatakan, Pati memiliki potensi untuk mewujudkan desa mandiri garam. Apalagi, sebagian besar masyarakatnya juga banyak yang memproduksi garam.

"Karena potensi itulah kami mensosialisasikan kepada masyarakat untuk  untuk membentuk desa mandiri garam," ungkapnya, Rabu (5/12/2018).

Menurutnya, dari 401 desa di Pati, saat ini sudah ada 16 desa yang dicanangkan menjadi desa mandiri garam. Direncanakan, untuk tahun 2019  mendatang setidaknya ada 25 hingga 30 desa yang sudah ditetapkan.

"Secara bertahap kami akan mencanangkan itu. Tetapi masyarakat juga harus siap untuk memulai itu. Apalagi, produksi garam kita juga terbesar di jawa tengah. Inilah yang menjadikan kita harus siap mencanabgkan desa mandiri garam," tegasnya.
Lebih lanjut,  untuk perioritas wilayah pihaknya mengaku akan memprioritaskan wilayah pesisir utara dan timur. Mengingat, di dua wilayah tersebut, produksi garamnya stabil.Selain itu, pihaknya juga akan menganggarkan dana dan memberi labiratorium mini untuk pengecekan garam beryodium. Sehingga, masyarakat nantinya bisa membedakan, mana yang layak konsumsi dan mana yang tidak."Kami harap pencanangan ini bisa berlanjut, hingga mencapai 401 desa di Kabupaten Pati. Sehingga, program untuk menciptakan desa bebas garam tanpa yodium bisa terselenggarakan dengan baik," tandasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler