Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu dikatakan oleh Ngasri, yang merupakan keluarga korban. Dirinya mengaku sangat kecewa dengan tindakan yang main hakim sendiri. Apalagi, tindakan itu sudah menghilabgkan nyawa seseorang.

"Kami sudah melaporkan ke polisi. Semoga pelaku cepat ditangkap," ungkap Ngasri, Senin (14/1/2019).

Baca Juga: Maling Ayam di Dukuhseti Pati Tewas Dihakimi Massa

Laporan itu sudah dilayangkan ke Mapolsek Dukuhseti pada Sabtu (12/1/2019) setelah kejadian perkara. Saat laporan, dia mengaku diterima dengan baik dan akan segera diproses secara hukum.

"Kami harap pelaku dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku," harapnya.Diketahui, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB di tanggul sungai tempur atau Kali pekeng turut perbatasan Desa Dumpil dan Dukuh Penggung Kecamatan Dukuhseti.Pada saat itu, Kades Ngagel, yakni Suwardi datang ke Mapolsek Dukuhseti untuk melaporkan bahwa ada pencuri ayam yang ditangkap dan di masa oleh warga.Mendapat laporan itu, petugas langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapati korban sudah tergeletak. Selanjutnya, petugas menolong korban dan membawa korban di Puskeamas Dukuhseti. Namun, setelah diperiksa oleh pihak Puskesmas, dinyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler