Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Sanusi Siswoyo mengatakan, hari ini sudah tidak ada hujan. Tetapi ketinggian air yang berada di pemukiman warga masih mencapai 30 sentimeter.

"Tetapi air saat ini perlahan mulai surut. Tim kami juga masih di lokasi untuk memastikan kondisi di sana," katanya, Kamis (24/1/2019).

Menurutnya, untuk rumah yang masih tergenang adalah di Desa Banyutowo dan Kenanti, Kecamatan Dukuhseti. Warga setempat yang masih di rumah juga sudah mulai membersihkan sisa-sisa lumpur yang terbawa oleh banjir.

"Kami juga masih melakukan pendataan terkait rumah-rumah yang terdampak banjir untuk nantinya segera dilakukan penindakan," imbuhnya.

Rencananya, besok dirinya juga akan melakukan dropping logistik untuk kebutuhan harian warga yang terdampak. Pihak Dinas Sosial dan PMI Pati rencananya juga akan diajak."Untuk logistik, kami akan mengirimkan mie instan, air mineral, sarden, kapi, gula dan teh. Semua barang-barang itu nantinya bisa langsung dikonsumsi oleh warga yang terdampak," terang Sanusi.Untuk mengantisipasi adanya banjir susulan, warga setempat juga diminta tetap waspada. Mengingat, musim hujan baru saja terjadi dan tidak menutup kemungkinan, hujan lebat juga akan kembali terulang."Banjir memang kiriman dari wilayah pegunungan muria, tetapi warga harus tetap waspada," tutupnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler