Banyak Pembagian Kue Keranjang Jelang Imlek, Ternyata Ini Maksudnya
Cholis Anwar
Senin, 4 Februari 2019 12:08:25
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Bukan tanpa alasan, bagi warga Tionghoa kue keranjang itu mempunyai arti dan filosofi tersendiri. Apalagi, kue keranjang ini memang sudah menjadi ciri khas tahunan dan wajib ada dalam peryaan tahun baru tersebut.
Ketua Pengurus Klenteng Hok Tik Bio Pati, Eddy Siswanto mengatakan, kue keranjang bermakna sebagai penutup hal-hal buruk pada saat imlek berlangsung. Panganan ini melambangkan sebuah keyakinan agar selalu mendapat kebaikan di hari-hari selanjutnya.
[caption id="attachment_156421" align="alignnone" width="665"]
Eddy Siswanto membagikan kue kranjang kepada masyarakat. (MuriaNewsCom/Cholis Anwar)[/caption]"Kue keranjang ini diibaratkan sedang menutup langit agar tidak hujan. Maksudnya biar hal-hal buruk tidak terjadi," ungkap Eddy, Senin (4/2/2019).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



