Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Desa Kasiyan Rumaji mengatakan, warga yang terserang penyakit ada banyak. Tetapi yang kondisinya cukup parah, hanya ada dua orang. Saat ini keduanya sudah dibawa ke Rumah Sakit.

Ia menjelaskan, saat ini banjir mulai surut. Namun masih ada 51 rumah yang tergenang luapan Sungai Silugonggo. Meskipun kebanjiran warganya tidak ada satupun yang mengungsi. Mereka lebih memilih bertahan.

”Mereka membuat rumah panggung sendiri, mereka lebih memilih bertahan saja. Ya sekalian menjaga harta bendanya di rumah,” katanya, Senin (4/2/2019).

Dari pantauan MuriaNewsCom saat menyusuri rumah-rumah warga yang tergenang banjir, pemukiman warga terlihat lebih mirip seperti rawa-rawa. Tanaman padi juga terendam dan diperkirakan gagal panen.Warga yang masih terdampak banjir juga memanfaatkan perahu sebagai sarana transportasinya setiap hari. Sedangkan yang paling dibutuhkan warga adalah air bersih. Beruntung masih dapat terpenuhi dari sumur-sumur warga yang masih bisa digunakan."Kalau kebutuhan lain yang mendesak adalah sembako dan tentunya pengobatan," tandasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler