Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Namun bagi warga Desa Pasuruan, Kecamatan Kayen justru merubah paradigma itu menjadi hal yang positif. Meskipun lahan persawahan terkena banjir, tetapi warga justru memanfaatkan untuk menjadikan wisata perahu. Tak ayal, banyak juga warga luar desanyang mengunjungi lokasi tersebut.

Salah seorang pengunjung dari Desa Keben, Kecamatan Tambakromo, Cindyana Jaya mengaku sangat senang dengan adanya wisata perahu tersebut. Apalagi dirinya baru pertama kali menikmati wisata tersebut.

"Seneng banget. Tadi sudah antre dari pagi, kebetulan dapat waktu untuk menaiki perahu. Jadinya seneng banget," katanya, Selasa (5/2/2019).

Dengan keliling sawah yang lahannya ratusan hektare tersebut, dengan uang Rp 3 ribu, pengunjung sudah bisa menaiki perahu. Cindyana juga mengaku bahwa harga tiket tersebut sangat murah dan terjangkau.

"Harganya murah banget. Habis gitu, kita diajak keliling sawah yang terkena banjir. Cukup luas lahannya, kita pun puas" imbuhnya.Di lokasi banjir, warga setempat sudah menyiapkan puluhan persewaan perahu kecil. Mulai dari pagi, jasa persewaan tudak pernah sepi dari penumpang.Sumarlan, salah seorang pemilik sawah yang terdampak banjir mengatakan, awal mula banjir datang adalah pada awal Januari lalu. Sampai pada awal Februari ini, banjir belum juga surut."Kalau luas lahannya kurang lebih 400 hektare yang terkena banjir. Karena banjir belum surut, warga berusaha tetap tenabg dengan membuat wisata perahu ini," ungkapnya.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler