Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Purnawirawan Kapten Infantri TNI AD, Untung Djoko Suratno mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengakrabkan antara LVRI dan PPM. Selain itu juga mengenang bagaimana perjuangan para pahlawan dalam memerdekakan negara Indonesia.

"Sehingga LVRI dan PPM tetap bersatu dan guyub rukun serta tidak terpecah belah. Karena dua lembaga ini tidak bisa dipisahkan karena merupakan satu kesatuan yang mana LVRI adalah bapak sedangkan PPM adalah anak," katanya.

Untung juga berterima kasih, lantaran pada acara yang mengundang 200 tamu undangan dari perwakilan Semarang, Solo, Jepara, Kudus, Rembang  serta ketua PPM Jawa Tengah dari Keraton Solo, difasilitasi oleh Bupati Pati Haryanto.

Ia menuturkan, pada rencana awal saat membuat proposal kegiatan pada keterangan tempat dan waktunya masih kosong.

"Sempat ada negosiasi saat kami sowan ke beliau bersama ketua PPM karena jadwalnya padat. Tetapi setelah dicek, acara ini bisa terlaksana pada hari ini di Pendopo," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menyampaikan bahwa terselenggaranya acara ini bukan untuk hura-hura melainkan untuk mengingatkan perjalanan sejarah panjang kemerdekaan Indonesia.Masyarakat saat ini perlu bersyukur, karena dengan berbagai perbedaan dan ribuan pulau saat ini bisa dipersatukan dengan kemerdekaan."Kalau sedikit-sedikit ada pertentangan dan percekcokan seharusnya bisa diatasi dengan cara lainnya. Misal, ketika orang tidak bisa duduk satu meja, kan bisa duduk di meja lain dengan orang yang memiliki pola pemikiran yang sama," imbaunya.Bupati mengatakan meski kondisi di Pati yang sangat dinamis, tetapi organisasi FKPPI, LVRI, Pemuda Pancasila dan PPM beriringan dan tidak pernah berbenturan karena tahu porsinya masing-masing."Jangan sampai, gara- gara beda pilihan jadi ribut, yang terpenting mari ambil hikmah. Agar generasi penerus tidak larut dalam hal yang tidak benar karena salah paham," tutupnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler