Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Saat diwawancarai, akademisi yang juga dosen tetap S2 Ekonomi Syariah itu, justru mengungkapkan fakta menarik terkait PKL.  Menurut dia, dalam konsep marketing mix terdiri dari 4P yang mempengaruhi pemasaran.

Yakni faktor product (produk), price (harga), place (tempat jualan), dan promotion (promosi).

"Nah dari banyak penelitian, faktor harga itu yang paling punya pengaruh signifikan," terangnya.

[caption id="attachment_157046" align="aligncenter" width="665"] Dr Siti Amaroh SE MSi, dosen Ekonomi Islam, IAIN Kudus[/caption]

 

Apalagi, lanjutnya, konsumen PKL cenderung sensitif terhadap harga. Beda dengan kuliner restoran, konsumennya tak akan begitu mempedulikan harga, justru tempat kadang lebih jadi perhatian.

"Lokasi dan tempat yang eksklusif, serba bersih, higienis, dengan pelayanan premium akan lebih dipilih oleh konsumen menengah ke atas," ujarnya.
Saat ditanya pendapatnya tentang rencana relokasi PKL Alun-Alun Pati, dosen ini punya pendapat sendiri."Yang terpenting itu sosialisasi dari pemkab. Kalau sosialisasinya intens dan tepat saya yakin pedagang akan mengerti," katanya.Ia mencontohkan PKL di belakang GOR Wergu Kudus. Di sana ramai karena selain mereka sudah punya pelanggan, juga karena di sana sering ada even dan kegiatan.  "Masyarakat kan intinya cari hiburan sambil berkuliner ria," paparnya.Apalagi, kini masyarakat sudah banyak yang akrab dengan jasa pengantaran online semacam Grabfood dan Go-Food."Saya saja kalau beli makan cukup di rumah lalu pesan ke warung langganan lewat aplikasi itu. Jadi PKL mestinya juga sudah mulai memikirkan dua-duanya baik penjualan secara offline maupun online," lanjutnya.Sebab, lanjutnya, jika konsumen sudah cocok, maka mereka sendiri yang akan mencari penjual atau pedagangnya.(nap)Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler