Bupati Haryanto Sebut Banyak Aparat Desa Tak Paham Pengelolaan Dana Desa
Cholis Anwar
Selasa, 9 April 2019 14:57:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Dari rekomendasi audit kinerja itu, kami kemudian menindaklanjuti dengan mengadakan kegiatan peningkatan kinerja kapasitas aparatur perangkat desa yang melibatkan pihak ketiga. Yakni dari BPK dan narasumber lainnya," ujar Haryanto, Selasa (9/4/2019).
Ia menyebut, dengan adanya kegiatan tersebut, pengelolaan DD, ADD maupun anggaran yang lainnya, dapat tepat manfaat, tepat mutu dan tepat sasaran.
Untuk itulah, tidak hanya perangkat desa yang diundang, tetapi juga badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar mereka mengetahui mekanisme penggunaannya.
"Kalau mereka tidak paham, pengelolaan anggaran ini kan akan sia-sia. Tiap tahun mendapatkan anggaran besar, tapi karena tidak tahu penggunaannya, malah menjadi persoalan di lapangan," katanya.
Ia juga mengingatkan, dalam penggunaan anggaran jika tidak sesuai dengan regulasi yang ada, itu sangat rawan. Bahkan berbeda pandangan saja dalam pengelolaan anggaran, bisa menjadi masalah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



