Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Syahbandar Pelabuhan Perikanan Pantai Bajomulyo Maryadi mengatakan, pada April ini ada 145 kapal yang berangkat melaut. Dari jumlah kapal tersebut, ada kurang lebih 2.500 anak buah kapal (ABK) yang berada di dalamnya.

"Kami perkirakan pada 17 April itu, mereka belum datang. Tapi tidak tahu juga kalau nanti mereka menggunakan hak pilih di daerah lain," katanya saat ditemui, Kamis (11/4/2019).

Lebih lanjut,  sampai saat ini pihaknya juga belum mendapatkan surat tembusan dari instansi terkait agar nelayan dilarang melaut terlebih dahulu sampai masa pemungutan suara selesai. Padahal, kalau ada tembusan pihaknya bisa mengimbau ke pemilik kapal maupun para nelayan.

"Kalau tidak ada surat tembusan, kami tidak bisa menunda atau melarang mereka. Sampai saat ini kami juga belum mendapatkan surat edaran itu," ungkapnya.

Ia menambahkan, ada juga nelayan yang pada Maret berangkat melaut, dan diperkirakan pada 17 April juga belum pulang. Mengingat, wilayah penangkapan ikan rata-rata berada di Papua dan Laut Aro, Ambon.
Ia menambahkan, ada juga nelayan yang pada Maret berangkat melaut, dan diperkirakan pada 17 April juga belum pulang. Mengingat, wilayah penangkapan ikan rata-rata berada di Papua dan Laut Aro, Ambon.Ditamba lagi dengan nelayan yang pada awal tahun lalu berangkat, tetapi berencana akan pulang pada saat Lebaran. Dimungkinkan mereka juga tidak bisa menggunakan hak pilih."Kalupun mereka hendak menggunakan hak pilih, posisinya susah. Karena mereka berada di tengah laut dan mencari lokasi tangkapan yang strategis dan terdapat banyak ikannya. Kalaupun bersandar di pelabuhan terdekat, mungkin mekanismenya juga belum tahu," tutup Maryadi. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler