Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kebakaran, bagian pabrik kacang Garuda yang terbakar pada gudang bagian pengemasan. Di dalamnya terdapat kardus dan plastik yang mudah terbakar.

[caption id="attachment_162446" align="aligncenter" width="1024"] Kepulan asap dari kebakaran pabrik Kacang Garuda. (MURIANEWS.com / Cholis Anwar)[/caption]

 

Saat ini, petugas pemadam kebakaran tengah mencoba menjinakkan api. Setidaknya ada 4 mobil damkar yang sudah berhasil masuk. Tetapi, api belum mampu dipadamkan.

"Api di dalam masih besar. Anginnya kencang sehingga api cepat menjalar. Di dalamnya juga ada tumpukan kardus dan palastik yang mudah terbakar," ujar salah seorang pegawai.

Hingga saat proses pemadaman masih terus dilakukan. Petugas pemadam dan dibantu bergotong royong menjinakkan api.Baca juga:  Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler