Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari hasil pantauan lapangan 4 mobil damkar yang dikerahkan oleh PT GarudaFood maupun dari bantuan yang lainnya saat ini masih mencoba memadamkan api.

Untungnya para pekerja yang berada di dalam gedung saat ini sudah berhasil dievakuasi dan berhamburan ke luar ruangan.

[caption id="attachment_162452" align="aligncenter" width="720"] Petugas pemadam kebakaran mencoba memadamkan api di pabrik Kacang Garuda Pati. (MURIANEWS.com / Cholis Anwar)[/caption]

Belum belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun berdasarkan keterangan dari pekerja, lokasi yang terbakar itu adalah tempat pengemasan barang.

Di dalamnya terdapat tumpukan kardus dan plastik yang siap untuk mengemas barang. Tapi karena adanya barang tersebut api sangat cepat membesar.

"Saat ini mobil damkar dari PG Trangkil sedang menuju ke lokasi untuk membantu memadamkan api," kata Gunawan, relawan RAPPI Pati.
"Saat ini mobil damkar dari PG Trangkil sedang menuju ke lokasi untuk membantu memadamkan api," kata Gunawan, relawan RAPPI Pati.Baca: BREAKING NEWS: Pabrik Kacang Garuda Pati TerbakarTak hanya itu, sejumlah mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Kudus juga ikut dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran pabrik tersebut.Hingga saat ini api masih terus membesar dan belum bisa dikendalikan. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler