Kesaksian Karyawan di Detik-detik Api Melalap Pabrik Kacang Garuda Pati
Cholis Anwar
Selasa, 16 April 2019 15:20:48
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Saat api mulai membesar Sutriyani tengah sibuk bekerja di laboratoriumnya. Ia tak tahu jika kawasan pabrik tempatnya bekerja itu terbakar, karena lab itu kedap suara.
"Saat itu saya sedang analisa di lab mikrobiologi. Tiba-tiba saluran listrik padam total. Lalu teman-teman di luar gedor-gedor lab saya karena lab saya terisolasi. Benar-benar hanya muat untuk satu orang di ruang kaca," ujarnya.
Sutriyani mengatakan, teman-temannya di luar lab berteriak-teriak memperingatkan bahwa ada kebakaran. Namun, dirinya masih tidak tahu kalau ada kebakaran.
Merasa ketakutan, dia langsung membuka pintu lab dan keluar ruangan. Pada saat itu, kondisinya sudah sepi, hanya ada teriakan agar dia diminta keluar.
"Saya langsung lari. Sampai di tengah gudang pengemasan, api ternyata sudah kelihatan, tetapi belum sampai besar," terangnya.
Baca juga:
- Mobil Damkar Terjebak Kobaran Api di Pabrik Garuda Pati
- Kebakaran Pabrik Kacang Garuda Diduga dari Alat Deteksi Logam
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



