Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kobaran api telah padam pada siang hari tadi. Namun hingga sekitar pukul 12.30 WIB proses pendinginan masih terus dilakukan. Pasalnya kepulan asap masih terlihat dari beberapa titik bangunan.

Kasat Reskrim Polres Pati AKP Andi Yusi Sukmana menyebutkan, pihaknya saat ini tengah fokus untuk melakukan penyelidikan. Olah TKP yang digelar pada Selasa (16/4/2019) kemarin sempat tertunda lantaran kondisi TKP yang masih cukup panas.

“Jadi kemarin sudah melakukan olah TKP, tapi karena belum maksimal kami lanjutkan lagi pada hari ini,”terangnya.

Baca juga:

Rencananya Kamis (18/4/2019) besok, petugas kepolisian akan kembali melakukan olah TKP. Dalam penyelidikan lanjutan itu, Satreskrim akan mendatangkan tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) sebagai tenaga ahli.“Saat ini kami jadikan TKP sebagai status quo. Kami sterilkan sambil menunggu Puslabfor melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti di tempat kejadian,” tambahnya.Dari hasil penyelidikan itulah yang nantinya akan dijadikan bahan mengungkap kasus tersebut. Baik apakah muncul faktor kesengajaan atau tidak. Selain itu petugas juga telah memintai keterangan dari tiga orang saksi.“Ketiganya orang yang memiliki wewenang seperti karyawan di sana, HRD, dan tim tekhnik di pabrik tersebut. Meski saat pemeriksaan awal belum maksimal, karena saksi masih dalam keadaan panik,” tutupnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler