Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ketua RT 07 RW 01 Desa Ngurensiti Sumarto mengatakan, banjir mulai datang ke perkampungan pada pukul 03.00 WIB. Saat itu, intensitas hujan memang sangat tinggi.
Namun menurut dia, banjir tersebut merupakan kiriman dari desa lain yang berada di sebelah barat, terutama di Kecamatan Tlogowungu.
"Kalau hanya di sini (Ngurensiti), air tidak akan sebesar ini. Mulai dari fajar tadi, air dari sungai Jontro ini meluap tinggi, hingga meluber ke perkampungan warga," katanya.
Sampai saat ini, banjir belum juga surut. Bahkan, terindikasi air mulai bertambah. Sebagian rumah warga rata-rata sudah kemasukan air.
Baca: 500-an Rumah dan Balai Desa Ngurensiti Pati Terendam Banjir
Ketinggian air mencapai 70 sentimeter pada pagi tadi. Sementara pada pukul 10.00 WIB, air surut 2 sentimeter. Kemudian pada siang ini, diperkirakan debit air justru bertambah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



