Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pembuatan aplikasi ini sebagai upaya untuk mempermudah masyarakat untuk melaporkan kejadian bencana di wilayah Kabupaten Pati. Aplikasi ini diakui akan mempercepat proses pelaporan terjadinya bencana.

Aplikasi itu sendiri bisa dijalankan di HP berplatform Android dan dapat diunduh di Playstore. Dengan begitu seluruh masyarakat bisa mengaksesnya, tak hanya sebatas orang yang mengetahui nomor telepon BPBD saja. Sehingga setiap warga bisa melaporkan saat terjadi bencana di sekitarnya.

Kepala BPBD Pati Sanusi Siswoyo mengatakan, aplikasi tersebut telah dioperasionalkan sejak April 2019 lalu. Dia melihat ada banyak manfaat dengan penerapan aplikasi tersebut.

“Salah satu manfaatnya tentu dari kecepatan penyampaian informasi tersebut. Karena Kabupaten Pati cukup luas, ada 401 desa dan lima kelurahan. Dengan adanya aplikasi ini tentu semua orang lebih mudah melaporkan sehingga bisa segera kami tindak lanjuti,” katanya.

Menurutnya, aplikasi itu juga sudah terkoneksi dengan Pusat Data Dan Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Pati. Setiap laporan dari masyarakat akan masuk Pusdalops sehingga segera direspons.

“Misalkan ada bencana angin puting beliung di Pucakwangi, hingga menyebabkan pohon tumbang dan menutup jalan. Setelah dilaporkan warga, lengkap dengan foto tempat kejadian tentu kami bisa segera datang dengan membawa peralatan yang sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.Sementara itu, salah satu warga, Saparyati menilai, aplikasi Sidina memang penting lantaran melihat pentingnya kecepatan dan keakuratan dalam pelaporan bencana. Semakin cepat dilaporkan maka penanganan dan pengambilan kebijakan bisa segera dilakukan.“Karena tentu setiap orang sekarang ini memiliki gawai. Dengan aplikasi itu semua orang bisa melaporkan. Penanganan juga akan lebih tepat karena bisa melihat kondisi di lapangan,” tandasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler