Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pengasuh Ponpes Darul Hidayah Pati, Ahmad Arsyad Muhammadun mengatakan, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pihaknya mengaku menolak dengan adanya aksi people power.
Menurutnya, aksi tersebut digagas oleh segelintir orang di negeri ini untuk membuat suasana semakin kacau.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya Kabupaten Pati untuk tidak mudah terprovokasi ajakan aksi people power tersebut," katanya.
Muhammad Nadhif Abdul Mujib, salah seorang kiai muda di Pati juga menolak adanya gerakan people power tersebut. Pihaknya juga mendukung netralitas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses penyelenggaraan pemilu.
Bahkan, adanya ajakan maupun seruan untuk melakukan aksi people power tersebut, dinilainya dapat mengancam stabilitas persatuan dan kesatuan nasional. "Kami masih meyakini bahwa NKRI adalah harga mati," tegasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



