Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain itu, jalan tersebut merupakan salah satu akses menuju wisata Hutan Pinus di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Pati. Namun kondisi jalan itu seperti tak terurus.

Beberapa ruas jalan mengalami kerusakan yang sangat parah. Tak ada aspal sama sekali, hanya batu-batu kali yang disusun untuk memadatkan jalan. Jalan rusak parah tersebut mempunyai panjang sekitar 1,8 km.

Kasi Kesra Desa Gunungsari Ngarpani mengatakan, kondisi yang paling parah adalah di turut Dukuh Pangonan, Desa Gunungsari.

Ia menyatakan, pihak desa tak bisa berbuat banyak, karena jalan itu merupakan jalan kabupaten dan menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPRPR) Kabupaten Pati.

"Kami dari pihak desa tentu menginginkan pihak yang terkait untuk segera memperbaiki jalan terjal tersebut. Lantaran itu merupakan akses utama yang menghubungkan dua desa," katanya, Senin (20/5/2019).

Menurutnya, jika jalan tersebut menjadi kewenangan desa, pasti kondisinya akan berbeda. Karena pihak desa akan mengalokasikan anggaran untuk melakukan pembangunan.

Salah satunya bisa dialokasikan melalui anggaran Dana Desa. Akan tetapi, setelah ditelusuri ternyata jalan penghubung itu justru milik PU.Pihak desa pernah menyusun kesepakatan dengan pihak DPUPR untuk penyelesaikan pembangunan jalan itu, namun hingga kini belum menemui titik temu.Dalam pembicaraan itu, tengah dibicarakan mengenai sharing pembiayaan antara pihak dengan DPUPR dalam pembangunan jalan tersebut."Pernah kami tanyakan kepada pihak DPUPR. Perbaikan jalan bisa dikerjakan dengan catatan dari kami 60 persen dan dari PU 40 persen. Akan tetapi sampai sekarang belum deal," imbuhnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler