Kompresor Meledak di Pati Renggut Dua Nyawa, Satunya Balita
Cholis Anwar
Senin, 20 Mei 2019 15:47:37
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dua korban yakni Masruah (50) Warga Desa Gesengan RT 05 RW 01 Kecamatan Cluwak, dan Dafin (4) balita asal Desa Ngablak RT 02 RW 01 Kecamatan Cluwak.
Pemilik bengkel tambal ban itu adalah Sukur sementara tukang tambal yakni Maskan. Keduanya merupakan warga Desa Ngablak.
Kapolsek Tayu AKP Sayadi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 09.00 WIB. Saat itu, Maskan tengah menambal motor milik Masruah, sambil menghidupkan kompresor.
Masruah pun duduk di kursi tak jauh dari kompresor. Ia duduk di sampung Dafn yang tengah belajar membaca. Saat itu, Dafin memang dititipkan di kursi itu. Sementara ibunya, Kuswati berada di warung sebelah bengkel.
Namun sekitar 10 menit kemudian kompresor itu tiba-tiba meledak. Alhasil Masruah dan balita itu, yang tengah duduk di kursi dekat kompresor langsung jadi korban.
"Bokong tabung kompresor pecah dan mengenai wajah Masruah lalu meninggal dunia," katanya.
Selain itu, bokong tambung juga mengenai tiang kayu bangunan bengkel yang mengakibatkan bangunan atas bengkel runtuh.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



