Rampok Beraksi di Pati, Korban Diikat dan Dibuang di Kebun Tebu
Cholis Anwar
Senin, 3 Juni 2019 15:45:09
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kapolsek Kayen AKP Sutopo mengatakan, Syaikhul umam merupakan korban perampokan berencana.
Dijelaskan, peristiwa nahas ini bermula saat sejumlah pelaku mendatangi rumah korban. Mereka berdalih meminta tolong untuk mengembalikan muatan mebel ke Purwodadi kepada ayah korban, Ahmad Ayubi (59).
Ayubi pun menyuruh korban untuk mengemudikan mobil pikap bersama seorang pelaku. Sementara pelaku lainnya, mengendarai kendaraan roda empat dan membuntuti dari belakang
Keadaan mulai janggal, ketika korban hanya diajak berkeliling saja di wilayah Purwodadi tanpa petunjuk yang pasti. Sesampainya di lokasi kejadian, pelaku yang semobil dengan korban pura-pura hendak buang air kecil.
Saat itulah, korban yang turun dari kendaraannya langsung disekap kawanan pelaku. Mereke juga mengancamnya bakal dibunuh jika tidak menuruti semua perkataan mereka. Korban hanya bisa pasrah saat dirobohkan oleh para penjahat.
“Korban diancam bakal dibunuh, lalu dirobohkan kemudian kaki serta tangan diikat, pelaku juga menutup mata korban dengan lakban sebelum membuang korban di kebun tebu,” katanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



