Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolsek Tayu AKP Sayadi mengatakan, kapan meninggalnya Subadar memang tidak ada yang tahu. Hanya saja, pada Senin (17/6/2019) kemarin, salah satu perangkat Desa Tayu Kulon, yakni Nur Kholis, hendak menjenguk korban.

Dari keterangan Nur Kholis, korban saat itu memang sedang sakit. Kemudian saksi berinisiatif untuk menjenguk korban di rumahnya yang tinggal sendirian. Apalagi, korban juga merupakan salah satu perangkat Desa di Tayu Kulon.

Saat tiba di rumah korban, mendapati rumah dalam keadaan terkunci. Saksipun kemudian memanggil-manggil korban sambil berharap agar segera dibukakan pintu.

Setelah dipanggil beberapa kali, ternyata tidak ada jawaban dari korban. Selanjutnya saksi berusaha melihat ke dalam rumah melalui jendela. Ternyata, saksi melihat korban tergeletak di lantai dalam keadaan tanpa pakaian.

“Mengetahui hal itu, saksi kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar dan berusaha mendobrak pintu depan rumah. Setelah pintu berhasil didobrak, didapati korban tergeletak dilantai dan tidak bergerak," katanya, Selasa (18/6/2019).

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tayu. Aparat dan tim medis kemudian melalukan pemeriksaan dan memastikan korban sudah meninggal dunia.Dari hasil visum yang dilakukan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Kondisi mayat sudah kaku. Korban diperkirakan sudah meninggal selama enam jam sebelum ditemukan.“Korban diduga punya riwayat penyakit kronis dan pernah menjadi pasien di Puskesmas Tayu 1,” tandasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler