Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap dua pemuda itu, setelah berhasil mengevakuasinya dari kepungan warga pada Kamis (20/6/2019) malam.

Kapolsek Juwana AKP Eko Pujiyono mengatakan, dari pemeriksaan dan penyidikan petugasnya keduanya bukan pelaku pencurian seperti yang dituduhkan sebelumnya.

“Karena dari hasil pemeriksaan dan penyidikan tidak ditemukan bukti-bukti yang cukup, termasuk barang bukti lainnya. Untuk itu kami mengembalikan kedua remaja itu kepada keluarganya,” ujarnya, Sabtu (22/6/2019).

Meski dikembalikan kepada keluarganya, lanjut Eko Pujiyono, pihaknya meminta kedua remaja warga Desa Dukuhmulyo itu wajib lapor hingga batas waktu tertentu. Untuk wajib lapor ini mereka harus datang ke Mapolsek Juwana dua kali sepekan, pada setiap Senin dan Kamis.

“Namun kami tetap melakukan penyelidikan kasus pencurian yang menimpa korban” jelasnya.

Diketahui, peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB. Korban, yakni Sumiyati (46) pulang ke rumah selepas menonton pertunjukan dangdut di Lapangan Kali Sodo dekat rumahnya.

Sesampainya di rumah, korban membuka pintu kamar dan melihat jendela dalam keadaan rusak. Ia kemudian memeriksa uang dan perhiasannya yang ada dalam laci meja rias, ternyata sudah hilang.
Sesampainya di rumah, korban membuka pintu kamar dan melihat jendela dalam keadaan rusak. Ia kemudian memeriksa uang dan perhiasannya yang ada dalam laci meja rias, ternyata sudah hilang.Kemudian korban memberitahu anaknya telah kehilangan uang dan perhiasannya. Dan saat itu juga, anak korban menanyai seorang terduga pelaku yang berdiri di depan salah satu bengkel dekat rumahnya.Baca: Dikepung Warga, 2 Terduga Pencuri di Pati Nyaris Dihakimi MassaTerduga pelaku saat ditanyai anak korban mengaku tidak tahu terkait pencurian itu. Tak berlangsung lama, remaja itu meninggalkan korban dengan buru-buru dan berlari saat warga menerikinya maling.Tapi warga berhasil mengejar dan mengamankan seorang terduga pencuri tersebut di Balai Desa Bendar. Warga yang mengetahui informasi itu kemudian mengepung balai desa, yang berniat untuk menghakimi kedua pelaku terduga pelaku pencurian itu. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler