Sering Terjadi Laka Laut, Relawan Pati Rescue Beli Speedboat Mandiri
Cholis Anwar
Rabu, 3 Juli 2019 16:30:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ali Mas'adi anggota tim Pati Rescue mengatakan, dirinya membeli speedboat itu secara pribadi. Untuk membeli speedboat tersebut dirinya harus merogoh gocek yang cukup tinggi.
Untuk perahu bekas tersebut dirinya harus membeli seharga Rp 50 juta itupun harus mencari hingga ke Kalimantan.
“Saya inisiatif membeli karena daerah sini cukup rawan terjadi laka laut. Kalau harus menunggu dari Pati, tentu terlalu jauh dan terlalu lama. Kalau sudah punya sendiri kami berharap bisa segera memberi penanganan yang cepat,” katanya.
Keberadaan speedboat diakuinya juga cukup penting untuk antisipasi laka laut, lantaran di Kecamatan Dukuhseti sendiri terdapat sejumlah objek wisata pantai. Seperti halnya Pantai Idola yang ada di desanya.
Dia menambahkan, selain kejadian laka laut, diakuinya hampir setiap hari terjadi perahu nelayan yang mesinnya mati. Sehingga relawan harus siap menarik ke daratan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



