Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Imbasnya, banyak peternak mandiri yang rugi hingga puluhan juta rupiah dan lebih memilih membagi-bagikan ayamnya ke masyarakat secara gratis.
Meski demikian, hal itu tidak membuat harga ayam potong di peternak membaik. Kandang yang semula penuh ayam, saat ini sudah dikosongkan.
Sarwi, salah satu peternak mandiri di Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Pati, mengaku belum tahu secara pasti penyebab turunnya harga ayam potong tersebut. Tetapi, dirinya berharap hal itu tidak berlangsung lama.
"Kalau harga turun memang sudah sering, tetapi ini yang paling parah. Semoga harganya tidak separah inilah," katanya.
Dia juga berharap agar pemerintah bisa menstabilkan harga ayam potong, terutama pembelian di tingkat peternak. Menurutnya, harga yang stabil tidak akan membuat peternak merugi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



