Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Pati Haryanto mengatakan, kirab budaya ini akan berlangsung dari situs Genuk Kemiri menuju pendapa kabupaten. Ia menyebut, konsep kirab budaya ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Terlebih kirab ini hanya dilakukan setiap lima tahun sekali.

“Kali ini tidak sekadar memperingati, tetapi sekaligus menghibur masyarakat. Tujuannya mengenalkan hari jadi berdirinya Kabupaten Pati. Jadi tidak sekadar seremonial belaka,” jelasnya usai rapat finalisasi HUT Kabupaten Pati di Ruang Pragola Setda Pati, Rabu (17/7/2019).

Bupati menyebut, persiapan sudah disempurnakan. Sehingga pada 7 Agustus 2019 mendatang dapat terlaksana dengan baik.

“Ada juga budaya, bukan cuma dari Pati, tapi Nusantara. Dengan harapan, kita promosi wisata Kabupaten Pati. Nantinya, kearifan lokal yang ada kita tampilkan. Agar semua orang tahu kalau Pati punya banyak sekali budaya,” ujarnya.

Ke depan, Haryanto berharap setelah selesai masa jabatannya, pemerintah kabupaten bisa menampilkan konsep yang lebih menarik lagi."Karena ini bukan sekadar seremonial. Tapi semua orang harus tahu, jika dahulu saat menyatukan Kadipaten Carang Soko dan Parang Garuda untuk kemudian menjadi Kabupaten Pati itu tidaklah mudah,” pungkasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler