Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Peristiwa yang mengegerkan warga ini bermula pada pukul 10.30 WIB. Pada saat itu, Royom penasaran karena sudah beberapa hari tercium bau busuk di sekitar rumahnya.

Karena sudah tidak tahan dengan bau tak sedap itu, Royom kemudian berusaha mencari sumber bau tersebut. Setelah ditelusuri, dia menduga bau busuk itu berasal dari atap rumahnya.

Royom pun meminjam tangga untuk naik ke atap rumah. Sesampainya di atas, Royom langsung berteriak 'Allahu akbar' sebanyak tiga kali.

Rupanya, Royom telah melihat ada sosok mayat yang tergeletak di genting rumahnya.

Warga sekitar yang mendengar teriakan Royom pun langsung berdatangan ke rumah Royom. Kemudian melihat bahwa benar, di atas atap rumah Royom ternyata benar sesosok mayat.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Juwana. Tak lama kemudian, petugas datang ke lokasi Tempata dengan tim medis dari Puskesmas Juwana.

"Setelah dilakukan identifikasi, didapati bahwa mayat tersebut adalah Karnawi warga Dukuh Gedungan, Deda Sejomulyo, Kecamatan Juwana. Diduga, korban meninggal sudah tiga hari," ungkap Kapolres Pati melalui Kapolsek Juwana AKP Eko Pujiono.Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban mengalami gangguan jiwa, dan sudah beberapa hari hilang.Sementara berdasarkan pemeriksaan dari tim medis dari Puskesmas Juwana yang dipimpin oleh dr Hardi Wididjono, mayat sudah dalam keadaan kaku dan mengalami pembusukan. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan."Menurut keterangan dari pihak keluarga bahwa korban diduga mengalami depresi. Korban sudah meninggalkan rumah selama 5 hari," tutup Eko. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler